Gunung Merapi sebagai salah satu gunung api paling aktif di dunia ternyata menyimpan potensi pertanian yang luar biasa. Seperti Bukit Klangon di lereng Gunung Merapi, Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta yang memiliki potensi stroberi, bawang, cabai, dan anggrek yang besar, termasuk untuk pascapanen dan pengolahan hasilnya.

Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura memaksimalkan pemanfaatan potensi ini dengan pembangunan Kampung Hortikultura di Bukit Klangon. Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto sendiri turut merasakan potensi dan semangat luar biasa dari masyarakat Bukit Klangon ini.

“Saya lihat potensinya sangat luar biasa. Banyak sekali yang bisa kita kerjakan di sini khususnya untuk komoditas hortikultura. Sesuai dengan arahan Bapak Menteri Pertanian, kita harus betul-betul memperhatikan daerah yang bekas bencana. Jadi, saya ingin melihat dan konsepkan langsung akan dikembangkan seperti apa agar betul-betul berhasil memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujar Prihasto saat mengunjungi Bukit Klangon, Rabu (1/6).

Dalam kunjungan kerja ini, Direktorat Jenderal Hortikultura memberikan bantuan untuk pembangunan dan pengembangan Kampung Hortikultura, termasuk di dalamnya UMKM Hortikultura. Salah satu penerima bantuan, Samini dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Sarana Rejeki menyatakan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan.

“Budidaya stroberi ini sangat membantu sekali bagi kami, apalagi di masa pandemi kemarin, Hasilnya bisa menambah pendapatan keluarga kami. Yang berbudidaya stroberi juga tidak hanya keluarga muda, tetapi juga lansia. Jadi, bantuan ini juga bisa memberdayakan keluarga lansia,” ucap Samini dengan senang.

Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa sangat antusias atas perhatian yang ditunjukkan oleh Kementan melalui pemberian bantuan ini. Danang berharap, setelah dikunjungi dan diberikan bantuan, petani dapat memiliki semangat lagi untuk lanjut bertani.

“Saya sangat berharap petani di sini, setelah dikunjungi oleh Kementan bisa mempunyai semangat lagi dan mempunyai power lagi untuk tetap melanjutkan pertanian yang ada. Tadi juga Pak Dirjen bisa melihat dan berdiskusi secara langsung terkait apa saja yang masih diperlukan. Para petani juga setelah diberi bantuan dan kepercayaan dapat melakukan penanaman secara maksimal dan bisa memberikan hasil yang optimal sesuai harapan,” pungkas Danang.