Balai Wilayah Sungai Sumatera II menerima kunjungan Tim Monitoring Bersama Central Project Management Unit (CPMU), Central Project Implementation Unit (CPIU) Irigasi dan Rawa, dan National Project Implementation Unit (NPIU) Bina Operasi dan Pemeliharaan dalam program Strategic Irrigation and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) yang dilaksanakan di Sumatera Utara.

Koordinator SIMURP, Abdin Thalib menuturkan kunjungan monitoring bersama untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan program SIMURP di Sumatera Utara di tahun 2022 ini. Diharapkan kegiatan program SIMURP dapat berjalan tepat waktu, sebab program tersebut dibatasi waktu dimana akan berakhir di bulan Juni 2024, serta melalui program SIMURP diharapkan masyarakat petani dapat sejahtera.

Program SIMURP merupakan program modernisasi irigasi strategis serta program rehabilitasi mendesak yang dikelola oleh empat kementerian dan lembaga yakni; Bappenas, Kementan, Kementerian PUPR, dan Kementerian Dalam Negeri. Program SIMURP tersebut bertujuan untuk meningkatkan intensitas pertanaman, meningkatkan pendapatan petani, serta mengurangi emisi gas rumah kaca.

Pelaksanaan program SIMURP di Indonesia tersebar di 13 Daerah Irigasi. Di Sumatera Utara dilaksanakan di dua Daerah Irigasi yang terdapat di Wilayah Sungai Belawan Ular Padang, yakni; Daerah Irigasi Ramonia dan Daerah Irigasi Perbaungan. (NF)