Kuliah Kerja Nyata Universitas Gadjah Mada (KKN UGM) merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat dan pembelajaran pemberdayaan masyarakat sebagai ajang pembauran atau sosialisasi mahasiswa untuk dapat mendarmabaktikan keilmuan kepada bangsa dan negara. Sejumlah 6.029 mahasiswa mengikuti kegiatan KKN UGM secara daring mulai tanggal 5 Juli hingga 23 Agustus 2021 dan diterjunkan ke 24 provinsi, 70 kabupaten/kota, 178 kecamatan, 441 desa di seluruh Indonesia.

Pada acara pelepasan KKN UGM, Jumat (2/7) lalu, Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono, memberikan arahan bahwasanya KKN UGM diharapkan mampu mencetak para lulusan UGM yang mempunyai empati dan peduli terhadap permasalahan riil di masyarakat.

Untuk mengimplementasikan arahan rektor tersebut, Tim KKN UGM di wilayah kerja Flores Timur yang diberi nama Tim KKN-PPM UGM Aramoana Tanjung Bunga melaksanakan KKN dengan mengusung tema besar “Revitalisasi BUMDES melalui Desa Wisata dengan Mengoptimalkan Potensi Kelautan dan Konservasi Perairan sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.” Tema ini diambil karena terlihat adanya potensi yang masih tersembunyi di sektor kemaritiman dan pariwisata, sedangkan tema “Revitalisasi BUMDES” diangkat berdasarkan usulan dari pemerintah daerah setempat.

Salah satu program yang dirancang untuk memunculkan potensi maritim dan wisata yang masih tersembunyi di Desa Wisata Waibao dan Desa Wisata Bahinga adalah Tim KKN mengajak masyarakat, terutama kalangan milenial untuk mencoba mengenal dan mendalami potensi tersebut melalui lomba desain poster wisata. Lomba ini diselenggarakan dari tanggal 17 Juli sampai 4 Agustus 2021.

Tema yang diangkat dalam lomba poster ini adalah “Pengembangan dan Pemasaran Potensi Desa Wisata pada Desa Waibao dan Desa Bahinga, Kabupaten Flores Timur”, yang dalam pelaksanaannya terbagi atas 4 (empat) tahapan. Tahap pertama adalah pendaftaran lomba poster wisata yang dimulai tanggal 17-25 Juli 2021, dan dilanjutkan pengumpulan karya pada tanggal 26-30 Juli 2021. Penilaian dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2021 dan dilanjutkan dengan pengumuman karya terbaik pada tanggal 1-4 Agustus 2021 melalui akun media sosial Instagram Tim KKN-PPM UGM Aramoana Tanjung Bunga, @aratabunga.

Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan positif perangkat Desa Bahinga dan Waibao, yaitu Kepala Desa Bahinga, Rafael Raja Maran dan Sekretaris Desa Waibao, Darius Letor Tukan. Tim KKN-PPM UGM Aramoana Tanjung Bunga memberikan apresiasi kepada seluruh partisipan lomba atas hasil karya yang telah diberikan. Terdapat 69 orang peserta lomba dari berbagai wilayah di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur dengan rentang usia 15-25 tahun.

Lomba ini dilaksanakan secara daring, yakni dengan cara mengirimkan hasil karya poster ke tautan yang telah tercantum dalam ketentuan. Kurasi karya poster dilakukan oleh Tim KKN-PPM UGM Aramoana Tanjung Bunga dengan kriteria penilaian terdiri dari orisinalitas karya, kesesuaian tema, keunikan karya, komposisi gambar, dan penyajian visual. Dari pelaksanaan lomba, dipilih 3 (tiga) orang pemenang yang memperoleh total hadiah Rp1,5 juta.

Melalui pelaksanaan lomba poster wisata ini, Tim KKN-PPM UGM Aramoana Tanjung Bunga berhasil mengangkat pesona wisata Kabupaten Flores Timur sehingga lebih dikenal oleh kalangan yang lebih luas. Hal ini terbukti dengan adanya para pemenang lomba yang justru berasal dari wilayah di luar Nusa Tenggara Timur.