Bone, Mekraf.id – Serupa dengan wilayah lainnya di Indonesia, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan juga mengalami panen di tengah wabah Corona. Puluhan hektar sawah tetap menguning dan mengundang petani untuk melakukan panen raya. 

Seperti yang terjadi di Kecamatan Libureng dan Kecamatan Kahu di Kabupaten Bone, kurang lebih ada 22 hektar dan 26 hektar lahan sawah yang sudah menguning. 

Kedua kecamatan tersebut merupakan target dari Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP). SIMURP merupakan proyek bantuan dari World Bank dan Asian Infrastucture and Investmen Bank (AIIB) yang fokus pada Climate Smart Agriculture (CSA) atau Pertanian Cerdas Iklim.

Hadirnya SIMURP juga bertujuan untuk dapat meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian, menghemat penggunaan air, mengurangi risiko gagal panen dan mengurangi efek gas rumah kaca meski di tengah kondisi iklim yang terus berubah. 

Optimisme untuk terus bertani yang digelorakan oleh petani di Kabupaten Bone ini sesuai dengan arahan dari Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), di tengah wabah Covid-19 sektor pertanian menjadi garda terdepan dalam mendukung kesehatan melalui penyediaan pangan bagi rakyat dan membuktikan bahwa pertanian harus proaktif dalam penanggulangan dampak Covid-19 dan tentunya harus mengikuti protokol WHO yaitu dengan menjaga jarak minimal satu meter dan selalu mencuci tangan dengan sabun jika telah melakukan aktivitas kegiatan pertanian.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi pun menekankan bahwa kegiatan pertanian tidak boleh berhenti, jika pertanian berhenti maka kehidupan juga berhenti. Petani harus terus menggenjot produksi pangan walaupun di tengah wabah Covid 19. “Dorong terus aktivitas pertanian agar program pembangunan pertanian tidak berhenti di tengah jalan dan dengan mengikuti protokol yang ada,” tegasnya di setiap kesempatan.

Prof Dedi sendiri meyakini bahwa lahan pertanian umumnya berada di zona aman yaitu zona hijau yang mendapatkan sinar matahari berlimpah dan sinar UV ini bisa membuat Covid 19 tidak aktif.