Kegiatan Training of Trainer (ToT) Climate Smart Agriculture (CSA) Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) yang di laksanakan di Jawa Barat.

ToT angkatan ke III ini di gelar di Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Cihea, Kabupaten Cianjur. Pesertanya adalah Kostratani di Subang dan Karawang.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo,sangat mengharapkan hasil dari kegiatan ToT pertanian cerdas iklim (CSA) di lokasi SIMURP Provinsi Jawa Barat dapat berjalan dengan baik.

“Untuk itu, perlu dukungan sumberdaya manusia (SDM) pertanian yang handal. Agar ilmu yang didapat dari ToT CSA SIMURP bisa diimplementasikan dengan baik. SIMURP akan mengajarkan petani dan penyuluh agar mereka mampu menerapkan pertanian yang cerdas iklim dan ramah lingkungan serta menggalakkan budidaya pangan lokal agar Indonesia mampu menyediakan pangan bagi 267 juta masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Kepala Badan PPSDMP Dedi Nursyamsi, menjelaskan, pembangunan SDM pertanian melalui Kostratani didukung oleh tiga pilar yaitu Penyuluh Pertanian, Widyaiswara dan Dosen/Guru untuk mencetak SDM pertanian yang profesional dan tangguh.

“Dengan kegiatan CSA SIMURP diharapkan ada peningkatan produksi melalui peningkatan intensitas pertanaman, peningkatan adopsi teknologi pertanian oleh petani melalui kegiatan TOM (Training of Master Trainer), TOT (Training of Trainer) dan TOF (Training of Farmers), mengurangi emisi gas rumah kaca melalui penerapan CSA dan peningkatan kapasitas kelembagaan petani melalui penguatan BPP Kostratani,” ucapnya.

ToT CSA SIMURP angkatan terakhir di Jawa Barat ini, diikuti Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, yang diwakili Kepala Bidang Penyuluhan Ety Mulyati, MM.

Dalam kegiatan ini ada 52 peserta yang terdiri dari 32 peserta berasal dari Kabupaten Subang dan 20 peserta dari kabupaten Karawang (DI Cipancu dan Cikesik). Peserta terbagi dari Koordinator Penyuluh BPP, Penyuluh (PNS/THL-TBPP/Swadya) di BPP, Penyuluh provinsi dan penyuluh kabupaten, petugas SIMURP provinsi dan petugas kabupaten.

Untuk narasumber adalah Kepala Badan PPSDMP, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian; Kepala Dinas Pertanian TPH Provinsi Jawa Barat, Perbankan BRI, Kepala Bidang PSP Dinas TPH Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pengairan (SDA), dan Para Fasilitator TOT (Penyuluh Pertanian, Dosen, Guru dan Widyaiswara).(RO/NF)