NTT, Mekraf.id – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta para petani dan seluruh jajaran Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengoptimalkan program jangka panjang food estate Sumba Tengah, sehingga mampu menopang roda ekonomi keluarga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumba.

 Mengatakan, kehadiran food estate harusnya mampu disyukuri dan dinikmati oleh semua lapisan masyarakat Sumba sebagai jalan keluar dari berbagai penderitaan. Karena itu, para petani dan kelompok taninya harus sama-sama bekerja dan mengelolanya secara baik dan benar.

Baca Juga : 

P2L Tingkatkan Peran Perempuan dalam Ketahanan Pangan Keluarga

“Makanya hasilnya juga harus maksimal. Paling tidak 2 sampai 3 kali lipat lah,” ujarnya.

Mentan menambahkan, ke depan pemerintah akan membangun lebih banyak sarana dan prasarana produksi yang dibutuhkan para petani.

Tidak hanya itu pertanian di kabupaten lain, tepat nya di Bendungan Waikelo Sawah, Desa Tema Tana, Kec. Wewewa Timur, Kab. Sumba Barat Daya potensi hortikultura seperti durian, rambutan, alpukat, pisang, salak sangat baik kualitas dan rasa nya tidak kalah dengan di tanah jawa,

Pulau Sumba bukan hanya kaya akan pesona alam nya, tapi juga sangat subur tanah. Dengan ada nya Food Estate ini mari kita bangkit dari keterpurukan, kita buka perradaban baru danh sama – sama kita membangun Nusa Tenggara Timur yang banyak orang bilang “Nanti Tuhan Tolong” karena miskin masyarakatnya atau kita termiskin, menjadi (NTT) “Nikmat Tiada Taranya ” ujar Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef Nae Soi pada saat menyambut Menteri Pertanian pada bulan september 2020 lalu.